Atoz Chevara

Dari Sierra Maesta Menuju Havana

Remaster Debian Live CD Vol.1 28.05.08

Secara sederhana, untuk meremaster Debian Live CD dapat di lakukan dengan langkah berikut :

  1. Instalasi paket live-helper dan qemu (Anda dapat menggunakan tools sejenis, seperti virtualbox dan VMware).
  2. rot-13@debian-id:~$ sudo aptitude install live-helper

  3. Membuat konfigurasi live-helper, secara default akan membuat direktori bernama config pada home direktori user Anda.
  4. rot-13@debian-id:~$ lh_config

  5. Menentukan mirror favorit (lokal) untuk mempersiapkan paket boot dan binary, sebagai contoh menggunakan mirror http://debian.indika.net.id.
  6. rot-13@debian-id:~$ lh_config –mirror-bootstrap “http://debian.indika.net.id/”
    rot-13@debian-id:~$ lh_config –mirror-binary “http://debian.indika.net.id/”

  7. Memilih paket yang Anda perlukan, secara default paket yang akan terinstall sudah menyertakan openoffice, pidgin dan gimp, sebagai contoh paket Audacious MP3 Player akan ditambahkan.
  8. rot-13@debian-id:~$ lh_config –packages “audacios”

  9. Memilih Desktop Environment yang ingin Anda gunakan, sebagai contoh akan menggunakan GNOME.
  10. rot-13@debian-id:~$ lh_config –packages-lists gnome-desktop

  11. Membangun image iso, secara default akan menghasilkan file binary.iso.
  12. rot-13@debian-id:~$ sudo lh_build

  13. Mencoba image iso hasil remaster menggunakan qemu.
  14. rot-13@debian-id:~$ qemu -boot d -cdrom binary.iso -m 256 -soundhw sb16

Dari langkah-langkah yang telah di sebutkan di atas, dapat di persingkat menjadi seperti berikut :

rot-13@debian-id:~$ lh_config -a i386 –sections “main contrib non-free” -p gnome –packages audacious && sudo lh_build

Semoga berhasil :)

Send post as PDF to www.pdf24.org

AcehBlogger Ganti Kulit 22.05.08

Situs komunitas blogger asal Nanggroe Aceh Darussalam yang beralamat di AcehBlogger.org sudah bermigrasi dari engine PlanetPlanet menuju Wordpress, berikut skrinsyut yang saya tangkap :D

Photobucket

Send post as PDF to www.pdf24.org

Could not open ‘/dev/kqemu’ 22.05.08

Semalaman saya ke asyikan mencoba remaster Debian Live-CD, ini merupakan pengalaman pertama saya dalam meremaster distro, berhubung hingga menjelang pagi belum selesai juga di karenakan memerlukan koneksi internet yang memadai bila tidak memiliki repository lokal, bila sudah dapat berjalan baik tentu saja saya akan menuliskannya disini :D bagi saya pribadi, setelah melakukan sesuatu bila tiada dokumentasi maka tidak ada artinya, ilmu layaknya bibit…bila di pupuk tanpa bisa di nikmati hasilnya oleh orang lain tiada artinya :) walau sudah banyak tutorial yang ada di internet, namun tutorial berbahasa indonesia masih minim, apa salahnya mengartikan tutorial tersebut kedalam bahasa sendiri bila Anda mampu tentunya :) itu sudah termasuk berkontribusi bagi saya, belum tentu semua orang dinegeri ini mampu memahami dan mengartikan tutorial tersebut, bisa menikmati internet saja sudah sangat berarti…apa mereka semua mampu ikutan kursus bahasa inggris ? bangsa ini sedang sulit, yang pokok saja belum tentu mampu untuk di nikmati, dimana letak persatuannya? nasionalisnya? berbahasa satu bahasa indonesianya? mari berbagi…tidak harus dengan materi, cukup dengan menuliskannya sudah sangat bermanfaat…

Continue Reading →

Send post as PDF to www.pdf24.org

Apt GPG Error 21.05.08

Setelah mencoba beberapa kali traceroute ke berbagai mirror di indonesia, maka saya memutuskan ambil paket dari mirror debian.indika.net.id, saya memiliki koneksi internet rumahan dari provider diginet dan setelah melakukan testing…mirror indika menjadi pilihan saya, setelah melakukan perubahan pada sources.list maka seperti biasa Continue Reading →

Send post as PDF to www.pdf24.org

Repository Unofficial Joomla 20.05.08

Ini merupakan tulisan pertama saya, dalam kurun waktu yg cukup lama setelah domain ini up kembali dan tewas’a hosting di blog saya yg lain. Saya tidak begitu tau pasti kenapa tempat hosting’a, namun saya memaklumi’a karena tempat hosting tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak tempat hosting yg menyediakan space 200Mb secara gratis yang sudah lumayan banyak di internet bila Anda mau mencari’a (hehehe…), sebagai tulisan perdana maka saya hanya menuliskan cara mudah meng-instal Joomla dari paket Debian, paket Joomla untuk Debian ini di paketkan ke Debian oleh mbak Nur Aini Rakhmawati, yg saat ini juga tergabung di Wanita Debian Indonesia dan juga telah masuk ke daftar Developer Joomla International, sudah cukup banyak partisipasi’a dalam dunia persilatan opensource, dan dia merupakan wanita indonesia pecinta Debian yg saya kenal dari kunjungan kenegaraan ke taiwan dikala itu (cie…cie…), sehingga saya memberikan sedikit usaha untuk menyebar luaskan paket ini kesegala penjuru dunia walau dengan memanfaatkan posisi saya sebagai tim repository untuk tanah kelahiran saya di Nanggoe Aceh Darussalam. Saya rasa ini lebih baik dari pada berkoar-koar layak’a ayam kesurupan tidak menentu tanpa menberikan apapun kepada masyarakat free software yg telah menanamkan rasa untuk saling berbagi dan berkontribusi dalam ilmu pengetahuan yg tidak dapat di bayar dengan uang merah ribuan (seperti lirik lagu slank saja huehuehue…). baiklah…dari pada saya menuliskan kata-kata yg dapat menimbulkan perang saudara dan membanjiri kolom komentar di blog ini maka kita mulai saja langkah-langkahnya…. Continue Reading →

Send post as PDF to www.pdf24.org

Konfigurasi JAHT WA-4054ER 54Mbps Wireless AP Router 05.03.08

Akhirnya saya kembali menulis tutorial singkat untuk distro Ubuntu, dan untuk pertama kalinya saya menuliskan cara setting WAP ( Wireless Access Point ), mungkin rekan-rekan sudah pada mahir dalam hal ini, namun…sebagai bahan bacaan di lain waktu dan juga sebagai pengingat bila saya lupa :D maka saya upload saja di internet … klik disini untuk mendownloadnya…

Send post as PDF to www.pdf24.org

Membangun Local Repository Ubuntu Feisty Fawn (7.04) 03.03.08

Berikut ini merupakan tutorial membuat repo lokal dari DVD Repository Ubuntu Feisty (7.04), sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada mas yuda yang telah memberikan DVD Repo ini sebagai oleh-oleh selama saya berada di jogyakarta, dan sebelum mengirimkan DVD Repo ini kepada pak ketua KPLI Aceh, maka saya mencobanya terlebih dahulu pada komputer milik teman saudara saya yaitu David (thanks untuk ijin pakai komputernya) :D pada komputer yang ia miliki sudah saya install distro Ubuntu Feisty agar secara perlahan dapat menggunakan Linux untuk kebutuhan Movie Editing, sesuai dengan jurusan yang ia ambil di bangku kuliahan :p
Continue Reading →

Send post as PDF to www.pdf24.org

Wordpress Post to PDF Plugin 15.02.08

Dari obrolan saya dengan mas kari pada tulisan Dari Diary Hingga Blog, maka agar mempermudah dalam melakukan dokumentasi baik distro Debian maupun distro lain, selain menggunakan OpenOffice untuk membuat file PDF, maka saya menambahkan plugin untuk wordpress, agar setiap pembaca blog saya dapat membaca artikel saya secara offline dengan cara melampirkan email pada akhir tulisan di setiap postingan saya dan pembaca dapat mendownload hasilnya dengan membuka emailnya sendiri, plugin yang saya gunakan dapat Anda unduh disini. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda yang membutuhkannya :) dengan tulisan, mari kita berikan hal kecil yang dapat berguna bagi para pecinta open source, akhir kata… tetap semangat para Debianners Indonesia :D

Send post as PDF to www.pdf24.org
 
icon for podpress  Jet-Get Born-Are You Gonna Be My Girl: Play Now | Play in Popup | Download

Menambah Footer pada Sebuah Direktori di Webserver Apache 10.02.08

Gambar.1

Setelah membuka salah satu direktori di situs mirror kambing, saya melihat ada semacam Readme pada footer direktori’a, hmmm… lantas saya mencoba’a pada distro KateOS yang sedang saya gunakan, setelah mengetikkan http://localhost pada web browser Firefox, ternyata apache sudah ada pada distro ini, langsung saja saya intip file httpd.conf yang berada pada direktori /etc/apache2…

bash-3.1# nano /etc/apache2/httpd.conf

[…]
# ReadmeName is the name of the README file the server will look for by
# default, and append to directory listings.
#
# HeaderName is the name of a file which should be prepended to
# directory indexes.
ReadmeName README.html
HeaderName HEADER.html
[…]

hmm… ternyata ada baris yang saya cari, nah langsung saja saya membuat file README.html dan HEADER.html pada direktori yamg ingin saya tampilkan beberapa komentar di header maupun footer’a, pada distro KateOS document root berada pada direktori /var/www/htdocs, dan saya akan menambahkan folder bernama download disana…

bash-3.1# mkdir /var/www/htdocs/download
bash-3.1# nano /var/www/htdocs/download/README.html

[…]
Gunakan file yang ada disini sebaik-baiknya…
[…]

bash-3.1# nano /var/www/htdocs/download/HEADER.html

[…]
Debian-id User
[…]

Sehingga tampil hasil’a seperti gambar di bawah ini…

Gambar.2

Selamat mencoba :)

Send post as PDF to www.pdf24.org

Dari Diary Hingga Blog 09.02.08

Jaman sudah berganti, dulu… sewaktu masa saya duduk di bangku sekolah MTsN ( setara dengan SLTP ), saya sering mendapat diary dari teman-teman, mereka meminta untuk menuliskan sedikit tanggapan mengenai diri sang pemilik diary, hal itu saya temui d saat kenaikan kelas, sekedar kenang-kenangan lha istilahnya :p nah… sekarang ini waktu sudah berlalu, walaupun masih ada yang menggunakan diary namun sekarang ini segelintir orang sudah mulai bermigrasi ke blog, ada banyak cerita di masing-masing blog para blogger ( sebutan pengguna blog ).

Bagi saya pribadi, blog merupakan tempat untuk menuliskan segala kegiatan sehari-hari, namun, saya lebih menjurus ke tempat menuliskan dokumentasi tentang apa yang sudah saya kerjakan, sekarang ini sudah banyak tutorial mengenai teknologi informasi yang tersebar di jagad maya ini, disini saya mengambil tutorial opensource sebagai contohnya, tidak bisa di pungkiri, produk opensource sekarang ini sedang marak di negara kita, namun berbagai artikel masih dalam bahasa inggris atau asing, yang tentunya sangat tidak bersahabat dengan masyarakat kecil, belum lagi mereka tidak dapat mengakses internet seperti yang kita nikmati sekarang ini.
Continue Reading →

Send post as PDF to www.pdf24.org

Gateway Backtrack2 29.01.08

Langsung saja, tutorial ini untuk melengkapi postingan bang alie dengan judul “Router Backtrack”-nya. Untuk membuat Gateway menggunakan distro Linux Backtrack langkah pertama adalah tentunya sudah terinstall Backtrack di komputer yang akan dijadikan sebagai Gateway, disini saya menggunakan Backtrack2 sebagai tempat percobaannya…

eth0 terhubung langsung ke internet dengan keterangan sbb :

IP Address : 203.81.xxx.xx5
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 203.81.xxx.xx1
Nameserver :
203.81.xx4.11
203.81.xx5.12

eth1 terhubung ke klien di jaringan, dengan keterangan sbb :

IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.0

Setelah sempat bingung mengutak-atik agar settingan jaringan dapat berjalan d saat startup mulai dari gui, mengetikkan command netconfig di konsole, bahkan file /etc/rc.d/rc.inet1.conf pun sudah saya utak-atik, tetap saja hasilnya nihil ( lantaran masih newbie se… :)) ), untuk mengaktifkan NAT (Network Address Translation) biasanya ( di slackware ) kita mengisi beberapa baris perintah iptable di /etc/rc.d/rc.local, namun disini saya tidak melakukannya, sebagai alternatif… maka saya mencoba mengganti isi file /etc/rc.d/rc.inet1 yang akan diisi dengan beberapa baris perintah untuk setting network sekaligus iptablenya ( tentunya perintah iptable sederhana ), berikut langkah yang saya lakukan :

# chmod +x /etc/rc.d/rc.ip_forward
# echo “1″>/proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Perintah tsb untuk mengaktifkan opsi bahwa Linuxbox tsb akan difungsikan sebagai router.

Masukkan NameServer pada file /etc/resolv.conf

# echo “nameserver 203.81.xx4.11″>/etc/resolv.conf
# echo “nameserver 203.81.xx5.12″>>/etc/resolv.conf
# cat /etc/resolv.conf
nameserver 203.81.xx4.11
nameserver 203.81.xx5.12

Sebelumnya saya melakukan backup file defaultnya terlebih dahulu…

# mv /etc/rc.d/rc.inet1 /etc/rc.d/rc.inet1.old
# nano /etc/rc.d/rc.inet1

Isinya sebagai berikut ( sesuaikan dengan keterangan diatas ) :

# rc.inet1 This shell script boots up the base INET system.
#
# Version: @(#)/etc/rc.d/rc.inet1 1.01 05/27/93
# Modified by atoz [at] debian-id [dot] org

# Attach the loopback device.
/sbin/ifconfig lo 127.0.0.1
/sbin/route add -net 127.0.0.0 netmask 255.0.0.0 lo

# Auto eth0.
IPADDR[0]=”" # REPLACE with YOUR IP address!
NETMASK[0]=”" # REPLACE with YOUR netmask!
NETWORK[0]=”" # REPLACE with YOUR network address!
BROADCAST[0]=”" # REPLACE with YOUR broadcast address, if you
# have one. If not, leave blank and edit below.

GATEWAY=”" # REPLACE with YOUR gateway address!

# Uncomment the line below to initialize the ethernet device.
/sbin/ifconfig eth0 ${IPADDR[0]} broadcast ${BROADCAST[0]} netmask ${NETMASK[0]}

# Uncomment this to set up your gateway route:
/sbin/route add default gw ${GATEWAY} netmask 0.0.0.0 metric 1

# Auto eth1.
IPADDR[1]=”" # REPLACE with YOUR IP address!
NETMASK[1]=”" # REPLACE with YOUR netmask!
NETWORK[1]=”" # REPLACE with YOUR network address!
BROADCAST[1]=”" # REPLACE with YOUR broadcast address, if you
# have one. If not, leave blank and edit below.

# Uncomment the line below to initialize the ethernet device.
/sbin/ifconfig eth1 ${IPADDR[1]} broadcast ${BROADCAST[1]} netmask ${NETMASK[1]}

# Network Address Translation ( NAT ).
iptables -A FORWARD -o eth0 -i ! eth1 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -m state –state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -f -j ACCEPT
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

# End of rc.inet1

Anda dapat mencoba melakukan shutdown Linuxbox yang Anda gunakan dan menikmati hasilnya :)

Send post as PDF to www.pdf24.org

Midnight Commander (MC) 29.01.08

Bila menggunakan GUI, kita biasanya menggunakan konqueror atau nautilus untuk melihat file dan isi direktori seperti Explorer di Win**. konqueror sudah dilengkapi dengan fasilitas drag and drop yang memudahkan user untuk memindah dan menyalin file atau direktori. Disini saya akan membahas sedikit tentang Explorer berbasis konsule yaitu MC ( Midnight Commander ) yang hampir sama dengan NC ( Norton Commander ) pada win**. MC dapat membantu seorang administrator yang sudah biasa bermain di lingkungan konsule untuk menyalin atau membuat backup data, mungkin apabila Anda sudah terbiasa melakukan penyalinan atau memindahkan data menggunakan MC akan merasakan melakukan hal tersebut melalui MC lebih cepat dibanding melakukannya dengan konqueror.

MC juga mempunyai banyak fungsi lain yang sangat berguna ( seperti mount, chmod dan chown ). Untuk memulai
MC pada shell atau konsule, jalankan perintah :

# mc

Apabila Anda mengunakan Backtrack maka tools ini sudah disediakan secara default, namun apabila Anda
menggunakan Debian GNU/Linux, maka Anda perlu melakukan installasi terlebih dahulu dengan perintah :

# apt-get install mc

Berikut ini beberapa shorcut yang dapat Anda gunakan dalam MC :

  • F1 : Menu bantuan bila Anda menemui kesulitan.
  • F2 : Menampilkan menu-menu pilihan.
  • F3 : Anda dapat menggunakan perintah ini untuk membaca file.
  • F4 : Mengganti kata.
  • F5 : Menyalin ( copy ) file.
  • F6 : Mengganti nama file dan juga digunakan untuk memindahkan file.
  • F7 : Membuat direktori.
  • F8 : Menghapus file atau direktori.
  • F9 : Menampilkan menu navigasi ( biasanya kita menekan Alt+F ).
  • F10 : Keluar dari Midnight Commander.
  • Insert : Memblok atau menyeleksi file yang akan disalin atau dihapus.
  • Sampai disini dulu pembahasan kita, dan Selamat mencoba :)

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Installasi Applikasi di Backtrack2 28.01.08

    Berhubung ada permintaan cara installasi program di Backtrack2, maka disini saya akan menuliskan tutorialnya, namun berhubung untuk program Openoffice filenya berukuran besar :( , maka saya memilih XMMS untuk di jadikan sebagai contoh…cara installasinya tidak berbeda jauh, versi yang saya gunakan adalah versi 1.2.10 yang sudah saya coba dan berjalan dengan baik ( belum tentu semua program berjalan baik di Backtrack2 ini ). Mari kita menuju tahapan installasi :

    Download modul XMMS dari situs Slax, saya mendapatkannya disini, pindahkan hasil download tersebut, pada tutorial ini saya menyimpan file
    XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.mo pada direktori /home/anonymous.

    Selanjutnya, buatlah folder dimana hasil akhirnya berada, saya melakukan ini agar setelah proses selesai tidak perlu repot mencari lagi :))

    bt ~ # mkdir -p slax_modules/application/XMMS-1.2.10

    Lakukan convert file ber-ekstensi *.mo ( Slax 5 module ) ke ekstensi *.lzm ( SLAX 6 Modules )

    bt ~ # mo2lzm XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.mo XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm

    Ekstrak hasil convert tersebut ke direktori yang telah kita buat sebelumnya :

    bt ~ # lzm2dir XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm slax_modules/application/XMMS-1.2.10

    Note :
    Selain melalui konsole, Anda juga dapat meng-ekstrak file XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm
    dengan melakukan klik kanan pada file tersebut dan pilih “Extract Slax Module…“.

    Buka Konqueror dan masuk ke direktori /home/anonymous/slax_modules/application/XMMS-1.2.10, Anda akan menemukan folder usr disana, masuk ke folde usr kemudian copy-paste saja semua folder yang ada di sana ke direktori /usr, apabila muncul peringatan…”Folder Already Exists” pilih saja “Overwrite All” untuk menimpa semuanya. Untuk menjalankan XMMS,
    buka K menu >> Multimedia >> XMMS.

    Sampai disini dulu pembahasan kita. Selamat mencoba :)

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Manajemen User di Backtrack 28.01.08

    Backtrack merupakan turunan dari distro Slax, dan bisa di katakan sebagai cucunya dari distro Slackware, bagi yang sudah pernah atau familiar dengan distro tua ini ( Slackware.Red ), tentunya tidak perlu terlalu lama untuk melakukan pembuatan user, jadi tutorial ini di tujukan untuk para newbie linux seperti saya :p
    Tutorial ini juga saya publish di blog BacktrackIndo.

    Misalnya kita membuat user baru bernama anonymous. berikut langkah-langkahnya :

    Periksa terlebih dahulu Anda sekarang login sebagai apa? tentu saja sebagai root :))
    lha… user lainkan belum dibikin ne… ( AtoZ edan !!!… :)) )

    # whoami
    root

    Continue Reading →

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Installasi Webcam “Alladdin” di Ubuntu Feisty 27.01.08

    Jalankan perintah lsusb terlebih dahulu di terminal :

    Bus 005 Device 002: ID 0ac8:301b Z-Star Microelectronics Corp. ZC0301 WebCam
    Bus 005 Device 001: ID 0000:0000
    Bus 001 Device 001: ID 0000:0000
    Bus 003 Device 001: ID 0000:0000
    Bus 004 Device 001: ID 0000:0000
    Bus 002 Device 006: ID 08ec:0008 M-Systems Flash Disk Pioneers
    Bus 002 Device 001: ID 0000:0000

    Setelah melihat info di atas, saya langsung teringat dengan tutorial saya sebelumnya di blog KPLI Aceh,
    ternyata sama !!! :D langsung saja saya coba tutorial tersebut, nah disini saya mengalami problem setelah selesai installasi
    tools Camorama tidak bisa konek ke /dev/video0, kenapa ya? nah saya ulang kembali command berikut :

    # lsmod |grep gspca
    gspca 660176 0
    videodev 28160 2 gspca,zc0301
    usbcore 134280 7 gspca,zc0301,usb_storage,libusual,ehci_hcd,uhci_hcd

    Ternyata modul zc0301 masih ada, maka saya hapus dulu modulnya :

    # modprobe -r zc0301

    Masukkan modul gspcanya kembali :

    # sudo modprobe gspca

    Cek dulu ah…

    # lsmod |grep gspca
    gspca 660176 0
    videodev 28160 1 gspca
    usbcore 134280 6 gspca,usb_storage,libusual,ehci_hcd,uhci_hcd

    Biar tambah yakin…

    # lsmod | grep videodev
    videodev 28160 1 gspca
    v4l1_compat 15236 1 videodev
    v4l2_common 25216 1 videodev

    Bila ga bisa juga bagaimana ? coba cara berikut :

    Sesuaikan hak akses device agar bisa dijalankan sebagai user biasa:

    # ls -l /dev/video0
    crw-rw—- 1 root video 81, 0 2008-01-27 08:10 /dev/video0

    Device video0 bisa dijalankan oleh user dengan group video, untuk itu user yang akan menjalankan device ini (dalam tutorial ini user tersebut adalah user-02, sesuaikan user tersebut dengan user Anda sendiri) harus dimasukkan ke group video. Jalankan perintah dibawah ini sebagai root kemudian lihat hasilnya:

    # usermod -G video user-02
    # id user-02
    uid=1000(user-02) gid=1000(user-02) groups=1000(user-02),44(video)

    User user-02 sudah menjadi anggota group video. Sebelum user dapat menjalankan tool ini maka user tersebut harus logout terlebih dahulu, bila ga berhasil juga coba saja command berikut :

    # chmod 777 /dev/video0
    # ls -l /dev/video0
    crwxrwxrwx 1 root video 81, 0 2008-01-27 08:10 /dev/video0

    Semoga berhasil :D

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Problem with Gtalk in Kopete 27.01.08

    Saya sempat mengalami trouble connecting ke Gtalk melalui Kopete, akhirnya bisa di atasi dengan cara berikut ini :

  • Buka Kopete dan pilih menu Settings>>configure>>accounts.
  • Masukkan akun Jabber Anda.
  • Isikan dengan lengkap email address Anda di Gmail beserta passwordnya.
  • Pilih tab Connection.
  • Berikan tanda “x” pada “Use protocol encryption (SSL)”.
  • Berikan tanda “x” pada “Allow plain-text password authentication”.
  • Berikan tanda “x” pada “override default server information”.
  • Setting server ke talk.google.com dan port 5223
  • Bila tidak dapat konek melaui port 5223, maka coba dengan port 443 (standard SSL port).

  • NOTE :- Apabila terjadi error SSL errors maka coba install paket qca-tls dengan cara ’sudo apt-get install qca-tls’ pada Debian/Ubuntu.

    Reference : warofwords

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Howto: Installing Vnstat on Debian Etch 23.01.08

    Berhubung mas Udienz sudah pernah membahas tentang cara installasi Webalizer, maka saya akan mencoba menuliskan tahapan installasi Vnstat, apa itu Vnstat? coba baca sepetik tulisan ini :

    vnStat is a network traffic monitor for Linux that keeps a log of daily network traffic for the selected interface(s).

    Baiklah, paket vnstat sudah ada di repo Debian GNU/Linux. sehingga installasi’a begitu mudah :

    # apt-get install vnstat
    # vnstat -u -i eth0 // sesuaikan dengan kartu jaringan Anda.

    Selanjutkan Anda bisa memonitor traffiknya melalui web browser, saya menggunakan Vnstat PHP Frontend versi 1.3 ( Anda dapat menggunakan versi terbaru dengan mengunjungi situs penyedia applikasinya ), begini caranya :

    # cd /var/www/public_html/
    # wget -c http://www.sqweek.com/sqweek/files/vnstat_php_frontend-1.3.tar.gz

    Ekstrak paket hasil download tersebut :

    # tar -xvzf vnstat_php_frontend-1.3.tar.gz
    # mv vnstat_php_frontend-1.3 vnstat

    Selanjutnya, edit file: /var/www/public_html/vnstat/config.php. dan cari baris berikut :

    $iface_list = array(’eth0′, ‘eth1′, ’sixxs’);

    Ganti dengan network interface yang Anda gunakan, sebagai contoh saya menggantinya dengan $iface_list = array(’eth0′);

    Selanjutnya edit juga pada baris berikut :

    $iface_title[’eth0′] = ‘Internal’;
    $iface_title[’eth1′] = ‘Internet’;
    $iface_title[’sixxs’] = ‘SixXS IPv6′;

    Sebagai contoh :

    $iface_title[’eth0′] = ‘External’;
    //$iface_title[’eth1′] = ‘Internet’;
    //$iface_title[’sixxs’] = ‘SixXS IPv6′;

    Cari baris : $vnstat_bin = ”; dan ubah ke :

    $vnstat_bin = ‘/usr/bin/vnstat’;

    Cari juga baris : $data_dir = ‘./dumps’; dan berikan tanda “//” pada awal tulisan :

    //$data_dir = ‘./dumps’;

    Buka browser kesayangan Anda dan arahkan ke alamat http://localhost/vnstat

    Sampai disini dulu pembahasan kita, Selamat mencoba ! :D

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Howto: Install AMSN 0.97 Messenger Clone for Linux on Debian Etch 17.01.08

    Disini saya tidak menjelaskan apa itu MSN, saya rasa Anda sudah mengetahui untuk apa applikasi tersebut, bila ingin tahu tentang applikasi ini silahkan mencarinya di Google atau mengunjungi situs pembuat applikasi ini, project ini beralamat di msn-project…langsung saja kita menuju tahapan installasinya…

    1. Saat saya melakukan installasi, saya menggunakan akses root dan mendownload paketnya
      terlebih dahulu, versi yang saya gunakan adalah versi 0.97 :D
    2. $ su -
      password:
      # wget -c http://garr.dl.sourceforge.net/sourceforge/amsn/amsn-0.97.tar.bz2

    3. Mengekstrak paket tersebut :
    4. # bzip2 -dc amsn-0.97.tar.bz2 | tar -xv

    5. Mempersiapkan paket lainnya…
    6. # aptitude install docker imlib-base imlib11 sox tcltls tcl8.4-dev tk8.4-dev libpng12-dev libjpeg62-dev debhelper fakeroot g++

    7. Masuk ke direktori hasil ekstrak, membuat paket debian dan melakukan installasi :
    8. # cd amsn-0.97/
      # ./configure
      # make deb
      # dpkg -r amsn
      # dpkg -i distrib/DEB/amsn_0.97-1.deb

    Installasi selesai… Semoga bermanfaat :D

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    CentOS 5 Rasa Debian 02.01.08

    Seperti waktu menggunakan distro Fedora 7, bila menggunakan distro berbasis Redhat tidak lupa pula saya menambahkan paket apt, dan kali ini saya menerapkan hal yang sama pada distro CentOS 5 yang sedang magang di Debianbox yang saya gunakan :D nah saya menggunakan paket dari RHEL 5 untuk repository-nya. Continue Reading →

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    Frequency is out of Range [ Part 2 ] 02.01.08

    Lagi-lagi dapat problem yang sama seperti sebelumnya :D setelah selesai installasi CentOS di Debianbox ini, menggunakan jurus yang sama ternyata tidak berhasil di CentOS, maka saya gunakan jurus yang lain, karena berbasis Redhat…lantas saya coba menutup x-windows (Ctrl+Alt+Backspace) terlebih dahulu dan langsung di suguhkan dengan layar hitam, apalagi kalau bukan terminal? :D

    Continue Reading →

    Send post as PDF to www.pdf24.org

    NTFS-3G di CentOS 5 31.12.07

    Saya mendapat tugas dari pak ketua KPLI Aceh, bikin webserver menggunakan CentOS 5, wah… untuk terbiasa bermain di lingkungan Redhat saya menambahkan distro CentOS di linuxbox yang biasa saya gunakan :D , nah kemudian saya dapat pertanyaan dari mas adiputra_elec dari Tarakan ( jauhnya… ) mengenai NTFS-3G di CentOS, jadi saya cari tutorial yang cocok dan mencobanya…
    Continue Reading →

    Send post as PDF to www.pdf24.org
    • Event Calendar